Membaca Intensif Grafik, Tabel, atau Bagan dan Mengubah Sajian Menjadi Uraian
1.
Membaca Intensif
Membaca
intensif adalah membaca dengan penuh pemahaman untuk menemukan ide-ide pokok
pada tiap-tiap paragraf, pemahaman
ide-ide naskah dari ide pokok sampai pada ide-ide penjelas. Adapun manfaat membaca intensif, antara lain pembaca
menguasai isi teks secara mantap, pembaca mengetahui latar belakang ditulisnya
teks tersebut, pembaca dapat mempunyai daya ingat
yang lebih lama yang berhubungan dengan isi teks. Membaca intensif dapat dilakukan
pada saat membaca grafik, tabel, atau bagan.
2.
Pengertian dan Kegunaan Tabel, Bagan, atau Grafik
Tabel adalah
daftar yang berisi ikhtisar sejumlah data-data atau informasi
yang biasanya berupa kata-kata maupun bilangan yang tersusun dengan garis pembatas.
Bagan adalah
gambaran atau sketsa buram untuk memperlihatkan atau menerangkan sesuatu. Data
maupun informasi yang ingin disampaikan direalisasikan melalui gambar.
Bagan ada yang berbentuk diagram mempunyai bentuk yang beragam, antara lain
lingkaran, garis, pohon, dan batang.
Grafik
adalah lukisan dengan gambar atau garis untuk mengetahui naik turunnya suatu
keadaan.
Berdasarkan
pengertian tersebut, dapat
disimpulkan bahwa tabel, bagan, atau grafik
berfungsi memperjelas isi wacana. Paparan yang rumit dan pelik akan lebih mudah dipahami bila disertai dengan
tabel, bagan, atau grafik.
3.
Mencari Informasi dalam Tabel, Bagan, atau Grafik
Berikut ini adalah beberapa tahap mencari
informasi dalam tabel, bagan, atau grafik.
a.
Bacalah judul grafik, tabel, dan bagan.
b.
Perhatikan keterangan yang terdapat
dalam gambar tersebut.
c.
Perhatikan setiap perbedaan dari
masing-masing gambar.
d.
Ajukan pertanyaan dan temukan
jawabannya.
B.
Contoh Membaca Tabel, Bagan, atau Grafik
Contoh 1
Tabel Data Ukuran Sepatu Peserta Didik Kelas IX
Ukuran sepatu
|
Jumlah peserta didik
|
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
|
37
|
-
|
1
|
38
|
1
|
1
|
39
|
1
|
2
|
40
|
5
|
1
|
41
|
1
|
-
|
42
|
-
|
-
|
43
|
2
|
-
|
Jumlah
|
10
|
5
|
15
|
||
Uraian isi “Tabel Data Ukuran Sepatu Kelas IX”
1.
Peserta didik laki-laki kelas IX
yang mempunyai ukuran sepatu 37 tidak ada, sedangkan peserta didik perempuan
yang mempunyai ukuran sepatu 37 ada 1 anak.
2.
Peserta didik laki-laki kelas IX
yang mempunyai ukuran sepatu 38 ada 1 anak, sedangkan peserta didik perempuan
yang mempunyai ukuran sepatu 38 ada 1 anak.
3.
Peserta didik laki-laki kelas IX yang mempunyai ukuran sepatu 39 ada 1 anak, sedangkan peserta
didik perempuan yang mempunyai ukuran sepatu 39 ada 2 anak.
4.
Peserta didik laki-laki kelas IX
yang mempunyai ukuran sepatu 40 ada 5 anak, sedangkan peserta
didik perempuan yang mempunyai ukuran sepatu 40 ada 1 anak.
5.
Peserta didik laki-laki kelas IX yang mempunyai ukuran sepatu 41 ada 1 anak, sedangkan peserta didik perempuan yang
mempunyai ukuran sepatu 41 tidak ada.
6.
Peserta didik laki-laki dan
perempuan kelas IX tidak ada yang mempunyai ukuran sepatu 42.
7.
Peserta didik laki-laki kelas IX
yang mempunyai ukuran sepatu 43 ada 2 anak, sedangkan peserta didik perempuan
yang mempunyai ukuran sepatu 43 tidak ada.
Uraian tabel
di atas, jika diubah menjadi bentuk deskripsi akan menjadi sebagai berikut.
“Tabel Data Ukuran Sepatu Kelas IX”
15 peserta didik kelas IX mempunyai ukuran sepatu yang berbeda-beda.
Dimulai dari peserta didik perempuan yang mempunyai ukuran sepatu 37 ada 1
anak, sedangkan peserta didik laki-laki tidak ada. Peserta didik laki-laki dan perempuan yang mempunyai ukuran sepatu 38 masing-masing ada 1 anak.. Peserta
didik laki-laki yang mempunyai ukuran sepatu 39 ada 1 anak, sedangkan peserta
didik perempuan ada 2 anak. Peserta
didik laki-laki yang mempunyai ukuran sepatu 40 ada 5 anak, sedangkan peserta
didik perempuan ada 1 anak. Peserta didik laki-laki yang mempunyai ukuran
sepatu 41 ada 1 anak, sedangkan peserta didik perempuan tidak ada. Peserta
didik laki-laki yang mempunyai ukuran sepatu 43 ada 2 anak, sedangkan peserta
didik perempuan tidak ada. Dan , tidak ada
satu pun dari peserta didik kelas IX yang mempunyai ukuran sepatu 42.
Contoh
2
Bacalah bagan berikut!
Berikut ini adalah bentuk narasi
dari bagan tersebut.
Kepala sekolah
merupakan pemimpin tertinggi di sekolah. Dalam menjalankan tugasnya, kepala
sekolah dibantu oleh seorang wakil kepala sekolah dan pembantu kepala sekolah.
Kedudukan pembantu-pembantu kepala sekolah meliputi urusan kurikulum,
kesiswaan, humas, dan sarana prasarana. Dalam pelaksanaan operasional harian di
kelas, kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dibantu oleh para wali kelas.
Dalam merencanakan kegiatan sekolah, kepala sekolah dapat berkoordinasi dengan
komite sekolah yang beranggotakan perwakilan wali murid atau tokoh masyarakat.
Kedudukan antara kepala sekolah dengan komite sekolah sejajar. Artinya,
keduanya sebagai mitra kerja dalam mengelola sekolah.
C.
Soal Latihan
1.
Bacalah tabel
berikut kemudian jawablah pertanyaan berikut!
a.
Uraikanlah isi tabel
di bawah ini!
b.
Ubahlah uraian isi
tabel (pada nomor a) menjadi satu paragraf!
Tabel Pengunjung Perpustakaan SMP
Anak Terang Salatiga Semester 1 Tahun 2015
Kelas
|
Bulan
|
|||||
Januari
|
Februari
|
Maret
|
Juni
|
|||
110
|
130
|
150
|
125
|
100
|
25
|
|
115
|
120
|
160
|
150
|
120
|
20
|
|
IX
|
140
|
140
|
200
|
175
|
75
|
0
|
2.
Bacalah grafik
berikut kemudian jawablah pertanyaan berikut!
a.
Uraikanlah isi
grafik di bawah ini!
b.
Ubahlah uraian isi
grafik (pada nomor a) menjadi satu paragraf!
Sumber: Modul BIN SMP Anak Terang kelas 9 November


BAGANNYA MANA?
BalasHapusIya bagannya mana?
BalasHapusMohon di update lgi mas informasinya
Pas jawabanya
BalasHapus1.1.Dimul dari kelas
BalasHapusVII pada bulan Januari ada 110pengunjung,pada bulan Februari ada
130 pengunjung,pada bulan Maret ada 150 pengunjung,pada bulan April ada 125 pengunjung,pada bulan Mei ada 100 pengunjung,pada bulan Juni ada 25 pengunjung.
2.Kelas VIII pada bulan Januari ada 115 pengunjung,pada bulan Februari ada 120 pengunjung,pada bulan Maret ada 160 pengunjung,pada bulan April ada 150 pengunjung,pada bulan Mei ada 120 pengunjung,pada bulan Juni ada 20 pengunjung.
3.Kelas IX pada bulan Januari ada 140 pengunjung,pada bulan Februari ada 140 pengunjung,pada bulan Maret ada 200 pengunjung,pada bulan April ada 175 pengunjung,pada bulan Mei ada 75 pengunjung,pada bulan Juni tidak ada pengunjung.
B.Tabel Pengunjung Perpustakaan SMP Anak Terang Salatiga Semester 1 Tahun 2015
17 bulan mengunjungi perpustakaan yang berbeda–beda dari kelas
VII pada bulan Januari ada 110pengunjung,pada bulan Februari ada
130 pengunjung,pada bulan Maret ada 150 pengunjung,pada bulan April ada 125 pengunjung,pada bulan Mei ada 100 pengunjung,pada bulan Juni ada 25 pengunjung.Kelas VIII pada bulan Januari ada 115 pengunjung,pada bulan Februari ada 120 pengunjung,pada bulan Maret ada 160 pengunjung,pada bulan April ada 150 pengunjung,pada bulan Mei ada 120 pengunjung,pada bulan Juni ada 20 pengunjung.Kelas IX pada bulan Januari ada 140 pengunjung,pada bulan Februari ada 140 pengunjung,pada bulan Maret ada 200 pengunjung,pada bulan April ada 175 pengunjung,pada bulan Mei ada 75 pengunjung,pada bulan Juni tidak ada pengunjung.
2.1. Hasil tangkapan nelayan pada bulan Januari ada 20 ton.
2. Hasil tangkapan nelayan pada bulan Februari ada 10 ton.
3. Hasil tangkapan nelayan pada bulan Maret ada 30 ton.
4. Hasil tangkapan nelayan pada bulan April ada 25 ton.
5. Hasil tangkapan nelayan pada bulan Mei ada 45 ton.
6. Hasil tangkapan nelayan pada bulan Juni ada 50 ton.
B. Hasil Tangkapan Nelayan Semester 1 Tahun 2014
Hasil tangkapan nelayan pada bulan Januari ada 20 ton.pada bulan Februari ada 10 ton,pada bulan Maret ada 30 ton,pada bulan April ada 25 ton,pada bulan Mei ada 45 ton,pada bulan Juni ada 50 ton