HUBUNGAN ANTROPOLOGI DENGAN STUDI HUBUNGAN INTERNASIONAL

Pendahuluan

Secara etimologi, antropologi berasal dari kata anthropos berarti manusia dan logos berarti ilmu. Sehingga dengan kata lain bisa dikatakan bahwa antropologi bidang kajian yang mencoba memahami manusia secara utuh, dari perspektif yang luas, entah itu dari segi fisik, sosial, emosi, dan kebudayaannya, kepada perkembangan manusia dan kebudayaannya dari waktu ke waktu. Antropologi sangatlah meluas, secara manusia adalah mahkluk hidup yang jauh lebih kompleks dari yang lainnya. Sehingga Antropologi dibagi menjadi beberapa sub bidang. Namun secara utama antropologi pembelajarannya dibagi menjadi empat yaitu arkeologi, biologi/fisik, kultural, dan linguistik.

Hubungan internasional adalah ilmu yang mempelajari hubungan antarnegara, termasuk peran sejumlah negara, organisasi antarpemerintah (IGO), organisasi nonpemerintah internasional (INGO), organisasi non-pemerintah (NGO), dan perusahaan multinasional (MNC). HI merupakan sebuah bidang akademik dan kebijakan publik dan dapat bersifat positif atau normatif, karena keduanya berusaha menganalisis dan merumuskan kebijakan luar negeri negara-negara tertentu. Awalnya politik mengambil peranan besar dalam hubungan internasional sampai menjadikan hubungan internasional sebagai cabang ilmu politik. Namun sekarang Hubungan Internasional berdiri sendiri. Lepas dari peranan politiknya, Studi Hubungan Internasional memiliki keterkaitan dengan studi Antropologi yang mempelajari tentang perkembangan manusia dan kebudayaannya. Tulisan ini akan menjelaskan lebih lanjut tentang hubungan antropologi dan ilmu hubungan internasional.  

 

Pembahasan

Antropologi seperti menurut definisinya, dimasukkan dalam cabang ilmu humaniora karna berfokus dalam manusia dan kebudayaannya. Cabang arkeologi berusaha merekonstruksi kembali cara hidup manusia (yang lampau) dengan metode penggalian. Seperti melakukan penggalian situs dan analisis dari material yang tersisa untuk  menginvestigasikan budaya – budaya yang ada sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf, atau menyelidiki sejarah dari orang terpelajar zaman dahulu melalui penggalian situs dan analisis artefak. Cabang Biologi/fisik mempelajari dimensi biologis dari manusia. Mencari tahu bagaimana fisik manusia sekarang bisa terbentuk dan kemungkinan – kemungkinan yang berubah sejalannya waktu dalam faktor biologis. Cabang kultural mempelajari cara hidup orang – orang kontemporer dan historis. Dan cabang linguistik mempelajari tentang keterkaitan antara bahasa dan aspek lain dari budaya masyarakat. Para ahli bahasa (linguist) biasanya mendeskripsikan dan menganalisa pola dan kombinasi suara, kata – kata, arti, dan struktur kalimat dari bahasa manusia.

Dalam Hubungan Internasional, faktor ‘hubungan’ adalah yang paling penting. Membangun dan mempertahankan hubungan dalam lingkup transnasional sangatlah penting. Disinilah antropologi masuk. Antropologi membantu untuk memahami kehidupan individual manusia dalam lingkup daerah yang berbeda beda sehingga meminimalisir miscommunication yang biasanya muncul dalam perbedaan budaya. Budaya inilah yang menjadi jembatan antara antropologi dan hubungan Internasional. Budaya mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat. Budaya adalah dasar dari kehidupan masyarakat yang mempengaruhi pandangan manusia terhadap realita. Budaya ada untuk dan dari cerminan kelompok masyarakat. Keterkaitan antara budaya dan perkembangan masyarakat derah tertentu mempengaruhi kinerja negara, kinerja aktor – aktor internasional. Keputusan dan kebijakan yang ditetapkan biasanya didasarkan dari budaya.

Contohnya politik luar negeri bebas aktif  Indonesia didasarkan dari pancasila yang berasal dari budaya masyarakat Indonesia yang memiliki banyak keragaman namun kesamaan dalam pencapaian tujuannya yaitu untuk kesejahteraan dan keamanan bersama. Kemudian juga meluasnya kebudayaan korea lewat dunia entertainment melalui globalisasi yang menaikkan perekonomian negara lewat investasi luar negeri.

 

Kesimpulan

Antropologi merupakan ilmu yang mengacu pada perkembangan manusia dan kebudayaannya dari waktu ke waktu, bahkan sampai kedepannya. Budaya yang ada dalam studi antropologi menjadi jembatan akan keterkaitan Antropologi dan Hubungan Internasional karena budaya mempengaruhi semuanya. Budaya yang menjadi dasar dan landasan masyarakat  mempengaruhi pola pikir dan tentunya kebijakan yang akan diterapkan negara dalam kerjasama transnasional. Antropologi akan meminimalisir kesalahpahaman dalam sudut pandang masing masing pihak dalam terjadinya kesepakatan dan menjadi ‘kamus’ untuk masing masing pihak.

 

Sumber

Peoples, James and Bailey Garrick . 2009. Humanity An Introduction to CULTURAL       ANTHROPOLOGY. Wadsworth, Cengage Learning.

Komentar

  1. Casino Games - Mapyro
    Slot machines are 영천 출장샵 now available in several cities, with most 남원 출장샵 of them being in 동두천 출장샵 the 전주 출장마사지 suburbs and parts of Atlantic City, Atlantic City, and Where can I find 성남 출장샵 slots for rent near me?What kind of casino games can I play near me?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer